Jumat, 09 Mei 2014

Sehat Jasmani Dan Rohani

Manusia merupakan tempat salah dan lupa, maka dari itu sebelum kita melangkah untuk mengamalkan suatau tindakan mari kita awali dengan bersyahadat kepada Allah dan Rasul. Dengan membaca syahadat berarti kita telah mengecas kembali iman kita, mungkin dari tidak ingat kepada Allah kita menjadi ingat, dari lupa kepada Nabi Muhammad maka dengan bersyahadat kita bersaksi bahwa sesungguhnya wujud alam dan wujud hidup matiku sebagai bukti, tiada Tuhan yang mewujudkan, menghidupkan dan mematikan-ku selain Allah yang wajib disembah. Dan saya bersaksi sesungguhnya nabi Muhammad itu utusan Allah sebagai suri tauladan. Disamping membaca syahadat dalam bahasa arab, hendaknya membaca artinya dengan bahasa sehari-hari supaya faham apa yang diucapkan. Dan perhatikan keluar masuk nafas dihidung yang Allah telah mengaturnya sebagai bukti hidup ada yang menghidupkan, sehingga syhadat menjadi mantap masuk kelubuk hati.
Perintah membaca memang tidak hanya membaca yang tersurat yang di depan kita, tetapi juga membaca hikmah yang tersirat, termasuk hikmah yang terdapat dalam alam besar (macrocosmos ) dan alam kecil yaitu manusia ( micro cosmos ), sesuai firman Alloh surat Al Baqoroh ayat 269 yang artinya ; Alloh memberikan hikmah kepada seseorang yang dia kehendaki dan barang siapa yang diberi hikmah, maka  sungguh dia diberi kebaikan yang banyak. Insya Allah denganmembacabukuini, kitaakanmemperolehpencerahantentangsalahsatuhikmahperintah wudhu dan sholat yang telah diperintahkan oleh Tuhan kepada seluruh umat manusia.

Diciptakannya manusia tidak lain tujuannya adalah untuk beribadah kepada Allah, dan ibadah banyak sekali macamnya. Karena banyaknya macam ibadah sehingga manusia harus berlomba-lomba dalam kebaikan. Untuk melaksanakan suatu ibadah dibutuhkan kekuatan jasmani dan rohani, pada tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Maka dari itu kita sebagai manusia harus menjaga kesehatan, dan ketika mengalami sakit maka harus ikhtiar diobati, seperti halnya yang telah dikatakan nabi bahwa semua penyakit ada obatnya kecuali penyakit menua. Sebagaimana  diriwayatkan oleh Imam Al- Turmudzi “ Rasulullah tidak pernah memohonsesuatu kepada Allah yang lebih disukai selain permohonan agar diberi kesehatan.” Kalau kita cermati bahwasanya kesehatan merupakan hal yang utama untuk beribadah dan mengabdi kepada sang Khaliq. Sebagaimana cerita orang arab datang kepada Rasulullah saw, dan bertanya “Apakah yang penting aku mohon kepada Allah, setelah melaksanakan sholat lima waktu” Rasulullah menjawab “mintalah kesehatan, kemudian Rasulullah mengulanginya dan berkata yang ketiga kalinya “mintalah kesehatan di dunia dan akhirat.”