Manusia
merupakan tempat salah dan lupa, maka dari itu sebelum kita melangkah untuk
mengamalkan suatau tindakan mari kita awali dengan bersyahadat kepada Allah dan
Rasul. Dengan membaca syahadat berarti kita telah mengecas kembali iman kita,
mungkin dari tidak ingat kepada Allah kita menjadi ingat, dari lupa kepada Nabi
Muhammad maka dengan bersyahadat kita bersaksi bahwa sesungguhnya wujud alam
dan wujud hidup matiku sebagai bukti, tiada Tuhan yang mewujudkan, menghidupkan
dan mematikan-ku selain Allah yang wajib disembah. Dan saya bersaksi
sesungguhnya nabi Muhammad itu utusan Allah sebagai suri tauladan. Disamping
membaca syahadat dalam bahasa arab, hendaknya membaca artinya dengan bahasa
sehari-hari supaya faham apa yang diucapkan. Dan perhatikan keluar masuk nafas
dihidung yang Allah telah mengaturnya sebagai bukti hidup ada yang
menghidupkan, sehingga syhadat menjadi mantap masuk kelubuk hati.
Perintah membaca memang tidak hanya
membaca yang tersurat yang di depan kita, tetapi juga membaca hikmah yang
tersirat, termasuk hikmah yang terdapat dalam alam besar (macrocosmos ) dan
alam kecil yaitu manusia ( micro cosmos ), sesuai firman Alloh surat Al Baqoroh
ayat 269 yang artinya ; Alloh memberikan hikmah kepada seseorang yang dia
kehendaki dan barang siapa yang diberi hikmah, maka sungguh dia diberi kebaikan yang banyak. Insya
Allah denganmembacabukuini,
kitaakanmemperolehpencerahantentangsalahsatuhikmahperintah wudhu dan sholat
yang telah diperintahkan oleh Tuhan kepada seluruh umat manusia.
Diciptakannya manusia tidak lain
tujuannya adalah untuk beribadah kepada Allah, dan ibadah banyak sekali
macamnya. Karena banyaknya macam ibadah sehingga manusia harus berlomba-lomba
dalam kebaikan. Untuk melaksanakan suatu ibadah dibutuhkan kekuatan jasmani dan
rohani, pada tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Maka dari itu kita
sebagai manusia harus menjaga kesehatan, dan ketika mengalami sakit maka harus
ikhtiar diobati, seperti halnya yang telah dikatakan nabi bahwa semua penyakit
ada obatnya kecuali penyakit menua. Sebagaimana
diriwayatkan oleh Imam Al- Turmudzi “ Rasulullah tidak pernah
memohonsesuatu kepada Allah yang lebih disukai selain permohonan agar diberi
kesehatan.” Kalau kita cermati bahwasanya kesehatan merupakan hal yang utama
untuk beribadah dan mengabdi kepada sang Khaliq. Sebagaimana cerita orang arab
datang kepada Rasulullah saw, dan bertanya “Apakah yang penting aku mohon
kepada Allah, setelah melaksanakan sholat lima waktu” Rasulullah menjawab
“mintalah kesehatan, kemudian Rasulullah mengulanginya dan berkata yang ketiga
kalinya “mintalah kesehatan di dunia dan akhirat.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar